Pada perkembangan teknologi sepeda motor di Indonesia khususnya di temukan bahwa perkembangannya motor standar keluaran pabrik mengarah pada tingkat efisiensi yang tinggi. Hal itu pulalah yang menyebabkan membuat pabrikan membuat setingan yang “paten” agar settingan pabrik sebisa mingkin tidak berubah terlau banyak setelah motor digunakan oleh para pemakainya. Akan tetepi kenyataanya pemilik motor sendiri ada sebagian mereka yang merasa tidak puas dengan performa sepeda motor ala standar pabrik. Hal ini di dasari beberapa hal, salah satunya karena kebutuhan tiap manusia pada dasarnya sangat berbeda satu sama lain. Contoh nyata salah satunya pada teknologi jarum skep pada karburator sepeda motor. Umumnya jarum skep sepeda motor tipe-tipe terdahulu dapat di setel dengan penambahan alur pada batang ulir jarum skep tersebut. Akan tetapi sangan berbeda pada sepeda motor keluaran terkini. Produsen malah memuatnya tak bisa di stel. Mungkin bagi sebagian orang tak terlalu mempedulikan hal ini. Tapi di lain pihak, ada juga yang kurang puas dengan hal ini. Bagi yang mereka penyuka speed or performance dan punya uang lebih, akan mudah bagi mereka untuk mengganti komponen karburator dengan yang mempunyai spek kompetiosi yang tentunya harganya tak bisa dibilang murah, dan biasanya juga tak bisa instant dan tidak langsung dengan settingan standarnya. Padahal apabila kita kreatif sedikit dan mau repot tak susah kok untuk mengakali hal ini. Khusus para pengguna generasi honda 125cc mulai kirana, karisma sampai supra x 125. bisa mengaplikasi tips ini. Jarum skep yang tidak bisa di stel bisa di modifikasi dengan mengganti satu set terdiri jarum dan pasangannya dari motor bebek honda generasi supra, grand yang masih menggunakan jarum skep tipe alur. Part yang dibutuhkan adalah jarum skep dan pasangannya (needle jet set). Ga harus yang original dan baru, barang kw atau bekas copotan pun masih bidsa dipake ko!!. Kebetulan kalau yang saya telah terapkan di motor saya, dengan menggunakan barang kw yang belinya satu set dengan repair karburator motor grand atau supra 110. Saya belinya murah ko, hanya sekitar 15 rb. Oke apabila sudah ada partnya lanjutkan dengn melepaskan karburator dari dudukannya. Setelah lepas, lepaskan juga skep dari pengaitnya. Kemudia lepas pengunci jarum skepnya dengan menggunakan obeng plis kecil. Tekan kemudian putar. Setelah di buka copot jarum skep lama gantikan dengan part pengganati. Jangan lupa klip penguncinya di pasang. Untuk posisi klip pengunci bisa di pasang di tengah dulu, kemudian pasang pengunci jarum skep yang ada di repair karburator yang di beli tadi. Perlu di ketahui posisi klip tergantung dari settingan nantinya dan posisi yang disarankan bisa berbeda tergantung dengan kebutuhan mesin. Kemudian rakit kembali skep kebalikan seperti saat membongkarnhya. Sampai disini selesai?? Oh belum.. kan pasangannya belum di pasang. Kalo ga di pasang ntar lubangnya terlau kegedean. Bongkar mangkuk karburator untuk memasang pasangan jarum skep. Buka kedua baut pengikat mangkuk dengan obeng plus. Setelah itu akan kelihatan dudukan mainjet. Buka dudukan main jet dengan tang jepit biar simple. Kemudian dorong dari arah skep untuk mengeluarkan pasangan jarum skep lama. Gunakan pensil atau batang yang terbuat bukan dari metal biar tidak tergores. Kemudian pasang pasangan jarum skep yang baru awas janga terbalkik, yang lubang stepnya mengarah ke jarum skep bukan ke arah main-jet. Simpan part tersebut dengan jarum skep asli biar ga hilang bila sewaktu2 di perlukan ga hilang. Kemudian pasang kembali dudukan mainjet dan pasang mangkuk karburator kebalikan dari proses bongkarnya. Kemudian pasang skep karbu. Dan pasang kembali karbu ke dudukannnya. Rangkai kembali slang bensin. Selesai, kemudian hidupkan mesin. Bawa jalan dulu motor, kemudian buka busi, bila putuh berarti skep terlalu atas=irit. Atau sebaliknya. Sesuaikan dengan settingan motor anda. Dan bila telah didapat settingan yang pas, busi harus berwarna kecoklatan. Perbedaan karakteristik yang telah saya rasakan, terutama pada putaran menengah atas. Kalau pake yang ori, tengahnya tuh seperti kosong kemudian atas baru ada lagi. Tapi pake tips ini tengah sampai atasnya cepet banget naiknya. Adapun perubah ini tak menjadikan motor anda jadi boros2 amat ko. Semuanya balik lagi ke settingan. Daripada pake yang ori dipake gebernya kurang enak. Coba deh..kalo dah ntar pasti ketagihan.. __________________ visit thread gw: tentang gear nge tune karisma tentang setting karburator tentang ganti jarum skep karbu kaki gw Mio lebih boros dari RX-King wajarkah? | |
| |
Sunday, September 20, 2009
Modifikasi Jarum Skep Sepeda Motor Honda 125 Cc
Modifikasi SEPEDA MOTOR
1. Piston
Bertujuan untuk mengurangi berat piston sehingga tenaga motor meningkat karena tenaga yang hilang untuk melawan berat piston. Untuk mengurangi berat piston dilakukan dengan memotong bagian bawah piston, besarnya bagian yang dipotong tersebut sudah tertentu dan tiap sepeda motor tidak sama. Jika pemotongan berlebihan mengakibatkan keseimbangan piston terganggu sehingga menimbulkan getaran dan kerusakan berikutnya. Pemotongan harus dilakukan berhati-hati dan hasilnya halus, jika hasil potongan kasar bisa menggores didinding silinder dan mengakibatkan kebocoran kompresi.
2. Kepala Silinder
Kompresi ruang bakar sangat menentukan tenaga yang dihasilkan. Semakin tinggi kompresi ruang bakar semakin besar tenaga yang dihasilkan. Sebaliknya semakin rendah tenaga ruang bakar maka semakin kecil tenaga yang dihasilkan. Untuk mempertinggi kompresi ruang bakar dapat dilakukan dengan mengurangi volume ruang bakar. Pada sepeda motor umumnya hal ini dilakukan dengan mengerinda kepala silinder sehingga volume ruang bakar berkurang dan kompresinya menjadi lebih tinggi. Pemotongan kepala silinder harus dilakukan secara hati-hati, sebab jika pemotongan terlalu banyak dapat menyebabkan piston akan bertumbukan dengan katup pada saat langkah buang, khususnya pada sepeda motor 4 tak. Pemotongan kepala silinder yang terlalu banyak mengakibatkan tekanan kompresi menjadi sangat tinggi yang justru akan menimbulkan gangguan-gangguan lain dan kerusakan lebih lanjut.
3. Lubang Pembilasan (Lubang Pemasukan)
Jumlah gas baru campuran bensin dan udara yang dimasukkan ke ruang bakar sangat menentukan tenaga motor yang dihasilkan. Semakin banyak gas yang dimasukkan berarti kepadatan gas semakin tinggi sehingga tekanan kompresi naik dan pembakaran lebih baik. Untuk mencapai hal itu lubang pembilasan (pemasukan0 diperluas agar jumlah gas baru yang masuk lebih banyak. Perluasan lubang bilas tersebut harus tetap pada batas-batas tertentu dan disertai pula dengan modifikasi dibagian lain. Jika hal itu tidak dilakukan maka motor bukan tambah tenaganya tetapi justru menjadi rusak.
4. Sistem Kelistrikan
Tenaga listrik pada motor kebanyakan 6 volt, tegangan tersebut dapat diubah menjadi 12 volt dengan mengubah sistem kelistrikannya. Dengan tegangan 12 volt lampu-lampu menjadi lebih terang dan klakson menjadi lebih keras serta bunga api busi menjadi lebih besar. Dengan perubahan tegangan tersebut maka semua peralatan kelistrikan seperti lampu, koil, baterai, dan klakson harus diganti dengan yang 12 volt. Diameter kumparan kawat magnet juga harus diganti dengan diameter yang lebih besar. Untuk melilitkan kumparan serahkan saja kebengkel khusus jika terasa sulit karena pekerjaan ini butuh keahlian.
5. Rocker Arm
Rocker arm atau lengan penumbuk katup juga berfungsi untuk meneruskan gerakan dari batang penekan (push rod) atau dari poros pam sehingga katup bisa membuka dan menutup. Rocker arm yang baik adalah yang ringan tapi kuat. Untuk mengurangi bobot rocker arm biasanya dipotong bagian atasnya, keuntungannya bobot rocker arm berkurang sehingga berkurang tenaga untuk melawan bobot rocker arm semakin kecil. Pemotongan harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak boleh berlebihan karena akan berpengaruh terhadap kekuatan rocker arm. Jika pemotongan rocker arm berlebihan akan mengakibatkan rocker arm menjadi mudah patah.
6. Poros Kam
Untuk memperpanjang langkah katup atau menambah lama pembukaan katup, diameter poros dari poros kam dapat diperkecil sehingga tinggi puncak kam bertambah. Keuntungannya karena pembukaan katup tambah lama gas baru yang masuk semakin banyak. Akibatnya tenaga motor meningkat. Panjang langkah katup dapat ditambah dengan cara menyetel celah katup sesempit mungkin, tetapi cara ini berakibat bocornya tekanan kompresi motor.
7. Roda Gigi
Roda gigi yang dimaksud pada pembahasan ini adalah roda gigi penggerak roda belakang. Roda gigi ini terletak menjadi satu unit dengan poros roda belakang. Roda gigi penggerak roda belakang meneruskan putaran mesin dengan perantaraan rantai. Hampir semua sepeda motor menggunakan roda gigi penggerak kecuali vespa.
Agar kecepatan sepeda motor bertambah pada tenaga mesin yang sama roda gigi belakang harus diganti dengan yang lebih kecil diameternya, jika roda gigi diganti dengan yang lebih kecil tentu saja panjang rantai roda harus dikurangi atau disetel.
database spesifikasi motor standard
Halo semua saudara-saudaraku sepermainan korek motor hehehehe… Wanna share about standard specification motor nih, berdasarkan data volume silinder dan perbandingan kompresi maka kita dapat memperkirakan volume ruang bakar. Jika ada data yang lebih lengkap bisa menambahi sehingga lebih bermanfaat untuk semua saudara-saudara kita sesama pecinta korek mesin
No || Motor || Bore x Stroke || Volume Silinder || Rasio Kompresi
1. Kawasaki Blitz R 53 mm x 50.6mm 111 cc 9.3 : 1
2. Kawasaki Athlete 56 mm x 50.6mm 124.6 cc 9.8 : 1
3. Kawasaki Ninja 250 62 mm x 41.2mm 2x 124.5 cc 11.5 : 1
4. Kawasaki KLX 250 72 mm x 61,2mm 249cc 11 : 1
5. Yamaha Crypton 49 mm x 54mm 101.8 CC 9.0 : 1
6. Yamaha Mio 50.0 x 57.9 mm 113.7 cc 8.8 : 1
7. Yamaha Jupiter z 51.0 x 54.0 mm 110.3 cc 9.3 : 1
8. Yamaha Jupiter MX 54 x 58,7 mm 135 cc 10.9 : 1
9. Yamaha Vixion 57 x 58,7 (mm) 149.8cc 10.4 : 1
10.Yamaha Scorpio Z 70 x 58 mm 223cc 9.5 : 1
11. Yamaha RX King 58 x 50 mm 132cc 7.1 : 1
12. Yamaha RXZ 56 x 54 mm 133cc 7.0 : 1
13. Yamaha F1Z 52 x 52mm 110.4cc 7.1 : 1
14. Yamaha Alfa 50 x 52mm 102.1 cc 7.2 : 1
15. Honda GL 100 52 x 49.5mm 105.1 cc 9.2 : 1
16. Honda GL Max 56.5 x 49.5mm 124.1 cc 9.2 : 1
17. Honda GL Pro 61.0 x 49.5mm 144.7cc 9.2 : 1
18. Honda Supra 50.0 x 49.5mm 97.1 cc 8.8 : 1
19. Honda Tiger 63.5 x 62.2 mm 196.9cc 9.0 : 1
20. Honda Megapro 63,5 x 49,5 mm 156.7cc 9.0 : 1
21. Honda CS-1 58 x 47,2 mm 124.7 cc 10.7 : 1
22. Honda Supra PGM FI 52,4 x 57,9 mm 124.8cc 9.0 : 1
23. Honda Blade 50 x 55,6 mm 109.1 cc 9.0 : 1
efisiensi pembakaran mesin
Gesekan merupakan sebuah hambatan bagi gerakan antara dua benda yang saling bersentuhan. Gesekan sangat tidak diinginkan karena mengurangi power output pada mesin. Frictional horspepower adalah tenaga yang dibutuhkan untuk melawan gesekan pada mesin. Diukur dari resistnansi gerakan antar tiap komponen dalam mesin.
Term yang berlawanan adalah Inersia, yang merupakan karakteristik seluruh objek. Menyebabkan sebuah benda tetap diam ataupun bergerak pada kecepatan tertentu pada arah yang sama. Contoh inersia adalah saat motor kita tetap memiliki kecenderungan untuk terus melaju meski grip gas telah kita tutup. Maka diperlukan rem untuk melawan inersia motor kita.
Efisiensi berarti menyelaraskan hubungan antara keluaran tenaga secara teoritis dengan tenaga aktual yang didapatkan. Volumetric efisiensi adalah perbandingan antara jumlah campuran udara/bahan-bakar yang sebenarnya mampu dilesakkan ke dalam silinder dengan jumlah yang dapat dimasukkan pada kondisi ideal atmosferik.
Semakin besar volumetric effisiensi, maka semaking banyak campuran udara/bahan-bakar yang dapat dimasuukan, berarti semakin besar tenaga yang berpotensial untuk dihasilkan.
|ENGINE EFICIENCY
Sumber tenaga dari mesin motor kita adalah transformasi dari tenaga panas hasil pembakaran yang diubah untuk menendang balik piston turun ke titk mati bawah dan memutar bandul kruk as sehingga menghasilkan putaran kuat untuk menggerakkan transmisi yang diteruskan hingga ke roda belakang. Pembakaran akan berlaku hebat apabila panas yang dihasilkan dari campuran udara dengan bahan bakar mampu diubah menjadi hasil yang efisien. Ada beberapa persyaratan agar motor mampu menghasilkan tenaga secara optimum :
-
Pembakaranannya sempurna, yang artinya campuran udara dengan bahan-bakar berada pada perbandingan optimal untuk menghasilkan power, yaitu 12 : 1.
-
Perbandingan kompresi tinggi. Hal ini sangat efektif untuk memperoleh hasil yang besar dan peningkatan efisiensi. Penting untuk mematok rasio kompresi berawal dari ukuran moderate,sehingga mencegah knocking.
-
Burn rate yang tinggi. Pembakaran harus sempurna pada saat piston berada dekat dengan posisi top dead centre sehingga memastikan langkah ekspansi terjadi dengan baik. Untuk itu perlu diperhatikan beberapa hal berikut :
-
Kecepatan bakar yang tinggi akan diikuti oleh peningkatan suhu dan tekanan secara krusial. Jadi perbandingan kompresi hanya dapat dinaikkan hingga suatu batas dimana motor tidak mengalami knocking, dan campuran harus kaya untuk memperoleh suhu pembakaran yang tinggi.
-
Untuk membantu terjadinya proses pembakaran, gas dalam silinder harus tercampur dengan baik. Desain porting, permukaan piston akan mempengaruhi gas yang masuk ke silinder akan bergerak menggulung atau memutar. Hal ini penting untuk mencegah knocking.
-
Desain ruang bakar yang compact. Bagian campuran udara-bahan bakar yang letaknya jauh dari busi harus mendapat perhatian lebih. Karena celah ini yang cenderung menjadikan knocking pada motor. Ruang bakar yang sempit akan meminimalisir kehilangan panas.
-
Sistem pendinginan yang baik. Suhu pada dinding liner serta permukaan combustion chamber harus diusahakan rendah untuk menghindari pembakaran yang tidak semestinya (preignition) dan mengurangi penguapan pelumas. Untuk motor dengan kompresi tinggi, sistem pendinginan air akan lebih baik daripada pendinginan udara. Cylinder head dari bahan alumunium akan lebih baik daripada bahan besi cor. Itulah kenapa seating klep dari bahan besi hancuran dihindari saat menyeting motor untuk kompresi tinggi, karena kemampuan melepas panasnya rendah dan mudah mengaga sehingga cenderung berubah bentuk terkenan hantaman balik klep dengan lift tinggi.
R.A.T Motorsport
- 085645577007
- Visit our garage @ Desa Tropodo Indah Blok N no. 26-28
- Waru / Sidoarjo / Jawa Timur
Monday, September 7, 2009
Friday, September 4, 2009
Wednesday, September 2, 2009
Opel Flextreme Concept

Opel Flextreme Concept was introduced at the International Motor Show (IAA) in
Opel Flextreme Concept has a dynamic and innovative exterior and interior design. Flextreme has a large transparent roof and two tailgate doors that open from the side and swing upwards it also has narrow boomerang shaped lights and sloping swage line in the side graphics. The front part is decorated with front grill and rims which are covered by lightweight transparent trim made from polycarbonate to improve aerodynamics and enhancing visual aesthetics. This concept car has a unique and practical door which they call the FlexDoors, the front door open in the conventional manner and the rear door are rear hinged.
Flextreme Concept has a futuristic interior design with honeycomb structures. The honeycomb structure is a functional, geometric structure located in the instrument panel’s lower portion, above the center tunnel where the lithium-ion batteries are located, cabin floor and cargo floor. This cool automotive has a large panoramic display located directly under the windshield and on the center console. The display are configurable with a touch screen operation to show a complete view of the car surrounding and easy access to various menu such as air conditioning, communication device, infotainment feature and navigation functions.
